19 Okt 2008

tips beli mobil bekas

Tips Membeli Mobil Bekas Dengan Cerdas

membeli mobil bekas membantu Anda untuk lebih leluasa mencari mobil yang paling sesuai dengan kebutuhan transportasi Anda. Bahkan kebutuhan prestise. Anda juga bisa mendapatkan mobil berkualitas dengan harga terjangkau. Asal tahu caranya.

Langkah pertama dalam proses membeli mobil bekas adalah menilai secara detail kebutuhan transportasi Anda
. Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini bisa membantunya.

1. Tujuan membeli mobil: tentukan jenis mobil yang akan dibeli berdasarkan penggunaannya. Misalkan, bila digunakan untuk menjemput anak sekolah, pilih mobil yang menawarkan ruang lega. Atau untuk keperluan transportasi kerja, pilih yang nyaman dan irit bahan bakar. Gaya hidup Anda juga berperan menentukan jenis mobil yang akan dibeli.

2. Tentukan fitur-fitur yang harus ada,
seperti AC, aneka macam power, CD charger dll. Tulis semua dalam list. Termasuk pula fitur-fitur safety seperti rem ABS, airbag, child door lock, dll.

3. Hitung berapa besar kemampuan finansial untuk membeli mobil,
termasuk uang muka dan pembayaran bulanan bila kredit.

Bila Anda sudah menentukan sejumlah tipe/model dan merek, analisa kelebihan dan kekurangannya.
Anda bisa mendapatkan informasi dari teman yang pernah menggunakan mobil yang diincar. Bisa juga dari situs-situs otomotif dan klub-klub otomotif yang ada. Cari informasi sebanyak-banyaknya dari masing-masing merek itu termasuk resale value, performa, layanan perbaikan dan harga/ketersediaan komponennya. Dari sana Anda bisa menentukan mobil mana yang benar-benar sesuai.

Jika sudah memutuskan mobil mana yang akan dibeli, inilah rambu-rambunya:

- Sebesar apapun keinginan, kepala harus tetap dingin. Tinggalkan penjual bila harga yang ditawarkan terlalu tinggi, meskipun mobil impian Anda sudah menunggu. Kemampuan negoisasi Anda akan terasah dengan berjalannya waktu.

- Pastikan Anda tahu harga pasaran mobil yang diincar, dan mulailah menawar dibawah harga itu.
Lebih mudah menaikkan tawaran Anda daripada menurunkannya. Informasi harga juga bisa didapat dari situs-situs otomotif.

- Harus di ingat, membeli mobil bekas bisa juga membeli problem orang lain. Pastikan Anda mengetahui sejarah mobil ini termasuk perawatannya. Hal ini bisa diketahui dari kartu perawatan mobil. Gali informasi sedetail mungkin termasuk apakah pernah tenggelam, kecelakaan, turun mesin dll. Sebelum memutuskan untuk membelinya, mintalah mekanik ahli untuk memeriksanya.

- Test drive itu penting.
Usahakan Anda mendapat kesempatan melakukan test drive sejauh mungkin dengan aneka variasi jalan. Bisa juga mencoba ke daerah dimana mobil itu akan sering digunakan.

- Buka tutup mesin dan perhatikan apakah ada pipa yang bocor, belt yang aus, oli yang berceceran.
Duduklah di kursi pengemudi, dan periksa apakah seluruh indikator bekerja baik, demikian pula lampu indikator. Periksa juga tanda-tanda kerusakan karena air (lihat tip cegah bencana susulan). Periksa sistem safety, mulai dari seat belt, head restrain, struktur atap, child seat anchor. Demikian pula jarak pandang dan daya pancar lampu utama. Hal itu bisa dilakukan saat test drive. Cobalah untuk mengendarai mobil pada kecepatan 60 – 80 km/jam dan rasakan apakah pergantian gigi bisa lembut, kemudi selalu lurus, ketika direm tetap stabil, dan ketika menikung juga smooth.

- Hati-hati dengan pemalsuan odometer.
Hal ini sering dilakukan penjual nakal yang ingin meningkatkan value mobil yang dijualnya. Jadi jangan tertipu dengan angka-angka yang tertera di odometer.

- Sekarang tiba waktunya untuk menyiapkan pembayaran mobil baru Anda.
Bila memilih melakukan kredit, yang paling aman adalah menentukan dulu berapa besar kemampuan keuangan untuk membayar angsuran bulanan. Cara yang gampang, angsuran tidak boleh lebih dari 20% penghasilan per bulan setelah dipotong pengeluaran. Perhitungkan juga biaya perawatan, pajak, asuransi dan operasional.

Bayarlah uang muka setidaknya 10% dari harga mobil. Kurang dari itu, penyedia kredit akan meragukan kemampuan finansial Anda. Jadi kalau Anda punya uang cash, lebih baik pakai untuk uang muka. Langkah ini juga akan mengurangi beban utang pokok yang berkaitan dengan angsuran bulanan.

tips merawat Ban Mobil

10 Tips Merawat Ban Mobil Anda

Menurut data yang terdapat pada Departemen Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS, sebanyak 660 kasus kecelakaan lalu lintas diakibatkan oleh kurangnya tekanan angin dalam ban dan memakan korban luka berat sebanyak 33 ribu per tahun. Sebuah penelitian yang disponsori oleh Rubber Manufacturers Association (RMA) baru-baru ini, yang dilakukan terhadap 1000 orang pengemudi di seluruh negara bagian, menemukan fakta-fakta bahwa :

* 63% pengendara mobil menyebutkan bahwa tekanan ban sangat mempengaruhi jarak tempuh dari kendaraan
* Hanya 19% dari para pengemudi yang memeriksa kondisi tekanan ban mobil mereka
* Tiap bulan, tiga dari empat pengendara mobil mencuci kendaraan mereka, sementara hanya satu dari lima pengendara yang memeriksa tekanan ban mobil mereka

Anda dapat menempuh jarak hingga mencapai 3,3% lebih jauh dan menghemat ongkos BBM, jika Anda selalu rajin memeriksa keadaan tekanan ban mobil Anda dan menjaga agar selalu dalam tekanan yang seharusnya.

Di bawah ini adalah 10 tips perawatan ban mobil :

1. Jangan menunggu hingga ban rusak. Biasakan untuk selalu memeriksa tekanan ban mobil anda, paling sedikit sekali sebulan dan terutama sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Ban dengan tekanan yang kurang memadai akan menyebabkan ban mudah panas karena gesekan yang besar dengan aspal, sehingga ban cepat aus dan bisa membahayakan keselamatan mengemudi.

2. Anda harus hapal dengan tekanan yang proporsional dari ban mobil Anda. Ukuran tekanan ban yang pas bisa dilihat pada stiker yang menempel di bagian dalam dari pintu kendaraan Anda, atau pada buku petunjuk pemilik kendaraan.

3. Untuk pengukuran yang valid terhadap tekanan ban mobil Anda, periksalah ban saat suhu mereka dingin. Jika mobil Anda habis menempuh perjalanan jauh, tunggulah kurang lebih tiga jam.

4. Lakukan pemeriksaan berkala, paling tidak sebulan sekali dan jagalah agar ukuran tekanan ban mobil Anda selalu pada batasan yang proporsional. Sehingga mobil Anda siap untuk digunakan, jika sewaktu-waktu Anda butuhkan.

5. Uang koin bisa digunakan sebagai alat penunjuk bahwa ban mobil Anda telah gundul. Letakkan uang koin di tapak ban mobil Anda. Jika Anda bisa melihat seluruh gambar uang koin tersebut, maka saatnya bagi mobil Anda untuk ganti ban.

6. Jagalah ban mobil Anda dari lobang di jalan. Sebab lobang yang terlalu besar tak hanya bisa merusak ban mobil Anda, melainkan juga akan mengganggu keseimbangan atau balance dari ban mobil.

7. Buatlah jadwal. Pastikan Anda menukarkan ban mobil Anda antara yang di depan dengan yang di belakang tiap 6000 mil, agar menyeragamkan kondisi seluruh ban dan mempertahankan masa pakai ban lebih lama.

8. Jangan mengendarai mobil dengan ban yang tanpa penutup pentilnya. Mengemudikan mobil dengan ban tanpa penutup pentil bisa jadi menyebabkan kebocoran udara dari dalam ban dan bisa mengakibatkan ban kekurangan tekanan.

9. Periksalah keseimbangan atau balance dari ban mobil Anda secara periodik, untuk menghindari putaran ban yang tak stabil.

10. Perhitungkan bobot yang harus dimuat oleh mobil Anda. Jika muatan melebihi kapasitas maksimal dapat menimbulkan tekanan yang berlebih pada ban mobil Anda dan itu bisa sangat membahayakan.

tips terhindar dari montir nakal

Tips Agar Terhindar dari Montir Nakal

Waktu mobil tiba-tiba batuk-batuk atau bahkan ngadat dan tidak tahu apa yang harus dilakukan, saat itu kita benar-benar membutuhkan ‘belas kasihan’ seorang montir. Pada kondisi seperti itu konsumen rentan dipermainkan montir nakal. Satu-satunya cara terhindar dari tipu muslihat mereka adalah mendapatkan montir yang baik.

Inilah kiat-kiat sederhana untuk mendapatkan montir baik hati.

- Tanya teman dan keluarga, siapa yang mereka rekomendasikan, termasuk spesialisasinya apa.

- Ketika di bengkel, perhatikan cara mereka menangani konsumennya. Adakah mereka memberi perhatian penuh ketika konsumen mengeluhkan gejala-gejala ‘penyakit’ mobilnya. Bagaimana mereka menjelaskan semua alternatif perbaikan dan memberikan kesempatan untuk berdiskusi. Bila mereka melakukan dengan setengah hati, cari yang lain.

- Bila sudah memutuskan untuk menggunakan jasa montir, mintalah segala sesuatu mulai dari estimasi biaya, jenis kerja, penggantian part dan jaminan garansi (bila ada), dibuat tertulis. Ini untuk menghindari ‘kejutan-kejutan’ ala mekanik seperti pembengkakan biaya atau waktu kerja yang molor. Bila montir menolak melakukan hal itu, ada baiknya pilih montir lain.

- Untuk perbaikan besar, mintalah montir untuk mencantumkan biaya maksimum yang mungkin terjadi. Bengkel juga harus mendapat persetujuan Anda bila harus melakukan pekerjaan tambahan yang melebihi waktu atau biaya yang sudah disepakati.

- Mintalah montir untuk menuliskan secara spesifik jenis kerja yang harus dilakukan berkaitan dengan gejala yang Anda sampaikan.

- Disarankan untuk meminta kembali part lama yang diganti. Anda jadi benar-benar yakin bahwa komponen baru telah terpasang, sekaligus tahu bahwa komponen itu memang perlu diganti.

- Bila perbaikan sudah dilakukan, cobalah mengendarai mobil untuk memastikan semua gejala yang dikeluhkan sudah hilang. Bila Anda merasa puas, mintalah salinan lengkap tentang perbaikan yang dilakukan, part yang diganti, biaya yang dikeluarkan dari montir. Catatan ini bisa dijadikan arsip dan bermanfaat untuk perawatan mobil di masa akan datang.

- ‘Medical record’ itu juga berguna bila mobil itu dijual kelak. Calon pembeli akan merasa bahwa mobil dirawat dengan semestinya dan mereka tidak ragu lagi membeli mobil itu.

Kebanyakan montir mobil jujur dan kompenten dengan pekerjaan. Bila Anda puas dengan kerja mereka, bisa dijadikan langganan. Sarankan pula rekan dan keluarga untuk menggunakan jasa mereka. Tapi kalau Anda merasa mereka tetap saja tukang kibul, cari yang lain.

TIPS MEMBERI NAMA ANAK

9 TIPS MEMBERI NAMA ANAK:

Memberikan nama untuk anak itu susah-susah gampang.
Salah-salah nama bisa jadi beban buat si Anak. Maka
hati-hatilah dalam memberikan nama untuk anak
tersayang. Karena nama akan disandang seumur hidupnya.


1. Nama itu mengandung do'a.

Nama anak itu cermin harapan orang tua. Nama itu
mengandung Do'a.Tetapi
do'anya yang singkat saja. Kalau terlalu panjang nanti
dikira Tahlil
atau Wirid. Kalau dipanggil bukannya nengok, malah
bilang "Amiinn.."


2. Nama jangan nyusahin orang Kelurahan

Nama anak mudah dibaca dan mudah ditulis. Meskipun
tampaknya
bagus,jangan pakai huruf mati yang digandeng-gandeng
atau didobel-dobel
(mis.Lloyd,Nikky, Thasya dll). Biasanya sama petugas
Kelurahan akan
terjadi salah tulis dalam pembuatan Akta Kelahiran,
Kartu Keluarga, KTP
dll.Nah... nggak enaknya lagi kalo kita minta revisi
biasanya kena biaya
lagi... dan prosesnya lama lagi.


3. Nama jangan cuma satu kata

Minimal ada First Name, Nick Name dan Family name gitu
loh.... Ini
penting terutama kalo pas lagi ngurus Paspor atau
Visa. Nggak jadi
berangkat ke Amrik hanya gara-gara namanya cuma
Prakoso atau Pamuji
atau Paryono khan esiaan...


4. Nama jangan terlalu panjang

Nama yang panjang bererot bisa bikin susah si pemilik
nama. Disamping
susah ngingetnya, juga ngerepotin waktu ngisi formulir
pendaftaran masuk
Perguruan Tinggi Negeri (dulu UMPTN). Itu lho..yang
ngitemin
buletan-buletan pakai pensil 2B. Capeek khaan... Nama
panjang seperti
Siti Hartati Riwayati Mulianingsih Adiningrum Mekar
Berseri Sepanjang
Hari.... adalah sangat-sangat not-recommended.


5. Nama anak bersifat internasional

Anak kita hidup dimasa depan, di era globalisasi
dimana hubungan dengan
dunia internasional amat sangat intens. Jadi jangan
mempersulit anak
dengan nama-nama yang sulit di-eja. Nama Saklitinov
msalnya orang
Jepang nyebutnya Sakuritino, orang Sunda bilang
aktinop orang Amrik
bilang Sechlaytinove... Syusah khaaannn Padahal
maksudnya Sabtu Kliwon
Tiga November...

6. Ketahuilah arti nama anak

Ketahuilah arti nama anak. Jangan memberikan nama
hanya karena enak
diucapkan atau bagus ditulisnya. Nama Jalmowono
memang sepintas enak
diucapkan dan bagus kalo ditulis tetapi ketahuilah
bahwa Jalmowono itu
artinya Orang Utan.


7.Jangan pakai nama artis.

Nama artis memang bagus-bagus, cuma masalahnya kalau
artis itu
kelakuannya baik... lha kalau jadi bahan gosip melulu
khan jadi beban
juga buat si anak. Lagian pakai nama artis itu
tandanya anda gak kreatif
dalam bikin nama.


8. Abjad huruf pertama nama anak.

Huruf pertama "A" pada nama anak ada enak gak enaknya.
Gak enaknya kalau
pas ada ujian/test/wawancara sering dipanggil duluan.
Gak sempet
nanya-nanya ama temannya. Tapi kadang-kadang juga pas
giliran dapat
pembagian apa gitu, dapetnya juga sering duluan.
Sebaiknya ambil huruf
pertama itu antara D sampai K. Cukupan lah... Huruf
depan Z... wah..
biasanya adanya dibawah...


9. Jangan sok Kebarat-baratan

Jangan memberi nama anak dengan bergaya
kebarat-baratan, biar dibilang
keren. Kudu diinget, anda lahir dibumi Indonesia,
orang Indonesia,
kultur ya tetap orang Indonesia. Kalau nama
keindo-indoan, tapi mukanya
ya melayu-melayu juga, malu sendiri kan, anaknya ya
ortunya.. Lagian
kalo kejepit toh bilangnya "adawww...." bukan "Oh my
God.."

KAPAN HARUS MENIKAH...

Perkimpoian merupakan komitmen antara dua orang yang tidak boleh disalahgunakan. Pastikan Anda menikah untuk alasan yang tepat, bukan untuk alasan yang salah.

Manusia dilahirkan dengan keinginan untuk dicintai dan mencintai. Tetapi, cinta tidak bisa dijadikan satu-satunya alasan untuk menikah. Kedengarannya memang romantis, ya, jika ada pasangan yang memutuskan untuk menikah karena saling tergila-gila satu sama lain. Tetapi, keberhasilan suatu perkimpoian didasarkan pada persahabatan yang kuat yang dibangun oleh masing-masing pasangan. Fondasi yang kuat untuk sebuah perkimpoian termasuk kecocokan, kepercayaan, dan komunikasi.

TIGA PERTANYAAN SEBELUM MENIKAH
Rasanya tak ada salahnya Anda mengajukan tiga pertanyaan berikut pada diri sendiri sebelum memutuskan naik pelaminan.

Pertama: Apakah Anda berdua saling cocok?
Di dalam sebuah perkimpoian, definisi kecocokan agak sedikit berbeda dan artinya lebih dari hanya memiliki kesamaan hobi, gemar makanan yang sama, film dan musik yang sama, dan seterusnya. Cocok di dalam sebuah perkimpoian adalah memiliki kemampuan beradaptasi untuk berubah.

Kedua: Apakah Anda berdua saling percaya?
Perkimpoian tanpa rasa saling percaya bisa ditebak merupakan perkimpoian yang akan berakhir dengan perceraian. Memiliki kepercayaan dari pasangan, merupakan suatu keharusan di dalam suatu hubungan. Bila ada keragu-raguan antara satu dan lainnya, berarti tidak ada rasa percaya.

Ketiga: Adakah komunikasi?
Tidak adanya komunikasi dapat menghancurkan suatu hubungan. Orang yang menikah perlu berkomunikasi setiap saat. Berbicara hanya pada saat genting atau tidak berbicara sama sekali, hanya menyakiti hubungan tadi. Tidak adanya komunikasi juga membawa pernikahan kepada perceraian.
Nah, bila Anda dan pasangan dapat menjawab ketiga pertanyaan di atas secara jujur dan saling memberikan jawaban yang memuaskan satu sama lain, mungkin perkimpoian merupakan ide yang baik bagi Anda berdua. Memiliki kecocokan, saling percaya, dan komunikasi di dalam suatu hubungan akan membangun fondasi yang kuat dari hubungan yang diperlukan untuk sebuah perkimpoian. Perkimpoian antara dua orang manusia harus berlangsung hanya bila memiliki ketiga faktor di atas.

PIKIR KEMBALI JIKA...
Rasanya bukan merupakan ide yang baik bila Anda menikah untuk alasan yang salah. Alasan untuk tidak menikah termasuk menikah karena cinta pada pandangan pertama, ketertarikan secara seksual, mengatasi rasa kesepian, sebagai sikap berontak, karena keharusan, tekanan, kehamilan, dan untuk alasan keuangan.

* Cinta pada pandangan pertama
Menikah didasari pada cinta saja merupakan alasan utama untuk tidak menikah. Cinta pada pandangan pertama merupakan perasaan yang sementara. Hanya cinta saja, bukan merupakan fondasi yang cukup untuk menopang suatu perkimpoian. Menikah karena alasan cinta pada pandangan pertama merupakan ide yang buruk, dan menikah karena ketertarikan secara seksual tidak akan bertahan.

* Mengatasi rasa kesepian
Menikah hanya untuk menghindari perasaan kesepian jelas bukan termasuk alasan yang tepat, baik bagi Anda maupun pasangan. Manusia takut kesepian dan karena itu mereka cenderung melakukan pernikahan untuk menghindarinya. Alasan ini tidak memiliki fondasi yang kuat untuk suatu persahabatan dan perkimpoian dan biasanya berakhir dengan ketidakbahagiaan yang mengarah pada perceraian.

* Sikap berontak
Menikah sebagai ungkapan rasa berontak juga bukan merupakan ide yang baik. Hal ini memperlihatkan sikap yang mementingkan diri sendiri. Menikah sebagai bentuk pemberontakan hanya akan menyakiti orang yang Anda cintai dan diri sendiri. Pemberontakan di dalam suatu perkimpoian dapat memiliki dampak yang negatif pada orang-orang yang terlibat.
Menikah dengan seseorang sebagai pelarian tidak adil bagi pasangannya. Orang yang jatuh cinta sebagai pelarian, cenderung menikahi orang yang salah. Menikah karena alasan sebagai pelarian dapat menyakiti pasangannya yang pada dasarnya memang betul-betul mencintainya.

* Keterpaksaan
Anda tidak boleh merasa terpaksa ataupun memaksa seseorang untuk menikah. Perkimpoian semacam ini biasanya berakhir dengan perceraian. Tidak sedikit orang yang menikah karena merasa terpaksa atau merasa bersalah untuk menolaknya. Menikahi seseorang untuk menyenangkan pasangannya bukan merupakan ide yang baik. Mengikuti kehendak orang tua, keluarga, ataupun teman-teman, hanya akan membuat Anda tidak bahagia.

* Status
Menikah untuk menghindari status orangtua tunggal atau perawan tua, bukan merupakan ide yang baik. Banyak orang yang percaya, kehamilan dapat mengikat seseorang untuk menikahinya, namun ia tidak menyadari bahwa hal ini merupakan cara yang salah. Memang betul seorang anak memerlukan sosok dua orangtua yang utuh, tetapi bila perceraian dapat dihindari, demikian juga halnya dengan pernikahan yang terpaksa. Perceraian dapat memberikan dampak negatif pada anak-anak.

* Alasan ekonomi
Banyak pria maupun wanita yang menikah karena alasan keuangan, yaitu menikah dengan seseorang agar dapat mengatasi masalah keuangan yang mereka hadapi. Hal ini merupakan alasan yang paling egois untuk menikahi seseorang.